sekolahpadang.com

Loading

7 sekolah kedinasan yang mudah masuknya

7 sekolah kedinasan yang mudah masuknya

7 Sekolah Kedinasan yang Lebih Mudah Dimasuki: Panduan Lengkap

Memasuki sekolah kedinasan (Sekolah Ikatan Dinas) adalah impian banyak orang di Indonesia. Selain biaya pendidikan yang umumnya ditanggung pemerintah, lulusan sekolah kedinasan seringkali langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Namun, persaingan untuk masuk ke sekolah-sekolah ini sangat ketat. Artikel ini akan membahas tujuh sekolah kedinasan yang relatif lebih mudah dimasuki dibandingkan yang lain, dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhinya dan tips untuk meningkatkan peluang Anda.

1. Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD (PTDI-STTD)

Dahulu dikenal sebagai Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), PTDI-STTD berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan. Sekolah ini fokus pada pendidikan transportasi darat, menghasilkan lulusan yang ahli dalam bidang perkeretaapian, lalu lintas jalan, dan transportasi perkotaan.

  • Alasan Kemudahan Relatif: PTDI-STTD menerima jumlah mahasiswa yang cukup banyak setiap tahunnya. Selain itu, meskipun tesnya tetap kompetitif, fokusnya pada bidang transportasi darat yang spesifik membuat beberapa calon pendaftar dengan minat di bidang lain cenderung memilih sekolah kedinasan lain.
  • Program Studi: Diploma IV Transportasi Darat, Diploma IV Transportasi Perkeretaapian, Diploma IV Lalu Lintas Angkutan Jalan, Diploma IV Transportasi Jalan, dan Diploma IV Transportasi Perkotaan.
  • Persyaratan Umum: Warga Negara Indonesia, usia minimal 17 tahun dan maksimal 23 tahun pada tanggal 1 September tahun pendaftaran, tinggi badan minimal 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita (dengan pengecualian untuk beberapa program studi), sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik (kecuali karena ketentuan agama/adat).
  • Kiat: Kuasai materi tes akademik (TPU, Bahasa Inggris, Matematika), persiapkan diri untuk tes kesehatan dan kesamaptaan fisik, serta pahami betul bidang transportasi darat dan motivasi Anda untuk berkontribusi di sektor ini. Latihan soal-soal tahun sebelumnya akan sangat membantu.

2. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun

Mirip dengan PTDI-STTD, PPI Madiun juga berada di bawah Kementerian Perhubungan dan fokus pada pendidikan di bidang perkeretaapian. Sekolah ini menghasilkan tenaga ahli yang siap berkontribusi dalam pengembangan dan pengelolaan sistem perkeretaapian di Indonesia.

  • Alasan Kemudahan Relatif: PPI Madiun relatif lebih baru dibandingkan beberapa sekolah kedinasan lain, sehingga tingkat persaingannya mungkin belum seintensif sekolah-sekolah yang lebih mapan. Fokus yang sangat spesifik pada perkeretaapian juga bisa menjadi faktor.
  • Program Studi: Diploma III Teknik Mekanika Perkeretaapian, Diploma III Teknik Elektro Perkeretaapian, Diploma III Teknik Bangunan dan Jalur Perkeretaapian, Diploma III Manajemen Transportasi Perkeretaapian.
  • Persyaratan Umum: Hampir sama dengan PTDI-STTD, termasuk batasan usia, tinggi badan, dan kondisi kesehatan. Perbedaan mungkin terletak pada persyaratan khusus yang berkaitan dengan program studi yang dipilih.
  • Kiat: Pelajari tentang sistem perkeretaapian Indonesia, perkembangan teknologi di bidang ini, dan peran PPI Madiun dalam mendukung kemajuan perkeretaapian. Persiapkan diri untuk tes yang berfokus pada pengetahuan teknis dan pemahaman tentang perkeretaapian.

3. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal

PKTJ Tegal, juga di bawah Kementerian Perhubungan, berfokus pada keselamatan transportasi jalan. Sekolah ini menghasilkan lulusan yang ahli dalam bidang manajemen keselamatan jalan, rekayasa lalu lintas, dan penegakan hukum di bidang lalu lintas.

  • Alasan Kemudahan Relatif: Fokus yang spesifik pada keselamatan transportasi jalan mungkin tidak menarik bagi semua calon pendaftar, sehingga persaingannya bisa sedikit lebih rendah dibandingkan sekolah kedinasan yang lebih umum.
  • Program Studi: Diploma IV Transportasi Darat (Keselamatan Transportasi Jalan), Diploma III Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan.
  • Persyaratan Umum: Mirip dengan PTDI-STTD dan PPI Madiun, dengan penekanan pada kesehatan fisik dan mental yang prima, serta kemampuan untuk bekerja di lapangan.
  • Kiat: Pelajari tentang peraturan lalu lintas, faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, dan upaya-upaya untuk meningkatkan keselamatan jalan. Persiapkan diri untuk tes yang menguji pengetahuan tentang keselamatan transportasi jalan dan kemampuan analisis.

4. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)

STMKG berada di bawah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sekolah ini mendidik calon ahli meteorologi, klimatologi, geofisika, dan instrumentasi.

  • Alasan Kemudahan Relatif: Meskipun STMKG cukup populer, jumlah program studi yang ditawarkan relatif sedikit. Persyaratan fisik yang cukup ketat, terutama terkait kesehatan mata, juga bisa menjadi penghalang bagi beberapa calon pendaftar.
  • Program Studi: Diploma IV Meteorologi, Diploma IV Klimatologi, Diploma IV Geofisika, Diploma IV Instrumentasi.
  • Persyaratan Umum: Warga Negara Indonesia, sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna (partial maupun total), usia maksimal 23 tahun pada tanggal 1 September tahun pendaftaran, tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita. Ada juga persyaratan khusus terkait nilai mata pelajaran Fisika dan Matematika di SMA/MA.
  • Kiat: Kuasai materi Fisika dan Matematika, terutama yang berkaitan dengan meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Jaga kesehatan mata dan pastikan memenuhi persyaratan kesehatan lainnya. Pahami peran BMKG dan kontribusi STMKG dalam menyediakan informasi cuaca dan iklim yang akurat.

5. Politeknik Statistika STIS

Politeknik Statistika STIS berada di bawah Badan Pusat Statistik (BPS). Sekolah ini mendidik calon ahli statistik yang akan bekerja di BPS dan instansi pemerintah lainnya.

  • Alasan Kemudahan Relatif: Meskipun STIS cukup populer, jumlah mahasiswa yang diterima setiap tahunnya relatif besar. Selain itu, persyaratan khusus terkait nilai Matematika juga bisa menjadi filter bagi sebagian calon pendaftar.
  • Program Studi: Diploma III Statistika, Diploma IV Statistika, Diploma IV Komputasi Statistik.
  • Persyaratan Umum: Warga Negara Indonesia, sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna (partial maupun total), usia maksimal 22 tahun pada tanggal 1 September tahun pendaftaran. Ada juga persyaratan khusus terkait nilai Matematika di SMA/MA.
  • Kiat: Kuasai materi Matematika dan Statistika. Latihan soal-soal tes STIS tahun sebelumnya sangat penting. Pahami peran BPS dan kontribusi STIS dalam menyediakan data statistik yang akurat dan terpercaya.

6. Politeknik Imigrasi (POLTEKIM)

POLTEKIM berada di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Sekolah ini mendidik calon petugas imigrasi yang akan bertugas di seluruh wilayah Indonesia.

  • Alasan Kemudahan Relatif: Meskipun POLTEKIM semakin populer, jumlah mahasiswa yang diterima setiap tahunnya relatif lebih banyak dibandingkan beberapa sekolah kedinasan lain.
  • Program Studi: Diploma IV Hukum Keimigrasian.
  • Persyaratan Umum: Warga Negara Indonesia, sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, usia minimal 17 tahun dan maksimal 23 tahun pada tanggal 1 September tahun pendaftaran, tinggi badan minimal 165 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita.
  • Kiat: Pelajari tentang hukum imigrasi Indonesia, tugas dan fungsi petugas imigrasi, dan isu-isu terkini di bidang keimigrasian. Persiapkan diri untuk tes yang menguji pengetahuan umum, kemampuan analitis, dan wawasan kebangsaan.

7. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP)

POLTEKIP, juga di bawah Kementerian Hukum dan HAM, mendidik calon petugas pemasyarakatan yang akan bertugas di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan).

  • Alasan Kemudahan Relatif: Mirip dengan POLTEKIM, jumlah mahasiswa yang diterima di POLTEKIP relatif lebih banyak dibandingkan beberapa sekolah kedinasan lain.
  • Program Studi: Diploma IV Manajemen Pemasyarakatan.
  • Persyaratan Umum: Mirip dengan POLTEKIM, termasuk batasan usia, tinggi badan, dan kondisi kesehatan.
  • Kiat: Pelajari tentang sistem pemasyarakatan Indonesia, tugas dan fungsi petugas pemasyarakatan, dan upaya-upaya untuk merehabilitasi narapidana. Persiapkan diri untuk tes yang menguji pengetahuan umum, kemampuan analitis, dan wawasan kebangsaan.

Penting untuk diingat bahwa “lebih mudah” bersifat relatif. Semua sekolah kedinasan tetap memiliki standar yang tinggi dan proses seleksi yang ketat. Kunci keberhasilan adalah persiapan yang matang, pemahaman yang mendalam tentang bidang studi yang dipilih, dan motivasi yang kuat untuk mengabdi kepada negara. Past